Tim Satgas Umrah Terjun ke Kawasan Sumatara Utara

AMPHURINEWS.COM, MEDAN–Mulai hari ini, giliran Sumatera Utara yang menjadi sasaran tembak Tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Pengawasan Permasalahan Umrah untuk melakukan sidak langsung ke beberapa travel umrah yang tidak mempunyai izin resmi dari Kementerian Agama (Kemenag).

Tim terdiri dari Tati Yuliati (Kemenag), Asad Adi Nugroho (Kemenag), Angga Kurniawan (Kemenkumham), AKBP Agus Suhendar (SOPS Polri), Rachmawati (PPATK), Mukhlis (Kemenpar) serta 6 orang Satgas dari daerah setempat.

“Pembentukan Satgas ini adalah tindak lanjut dari MoU dari 9 Kementerian/Lembaga untuk menertibkan travel-travel umrah yang tidak berizin,” kata anggota Tim Satgas Tati Yuliati saat melakukan koordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara di Asrama Haji Medan. Minggu (29/12/2019).

Menurutnya, Tim Satgas dirasa perlu untuk melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Kanwil Kemenag untuk mendata travel mana saja yang tidak mempunyai izin resmi tersebut.

Saat ini, kata Tati, masih banyak travel-travel umrah non PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang belum registrasi ke Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Haji Khusus dan Umrah (Siskopatuh). Dimana Siskopatuh merupakan sistem pengawasan umrah dan haji khusus secara online. Semua Pendaftaran, keberangakatan hingga kepulangan akan diawasi langsung dan terekam di Siskopatuh.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan 5 asosiasi penyelenggara umrah agar travel-travel ini mengusulkan perizinannya,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sumatera Utara Muslim mengapresiasi kedatangan Tim Satgas Umrah ini.

Ia mengakui saat ini travel-travel umrah yang tidak mempunyai izin resmi masih banyak bertebaran di Sumatera Utara ini. Muslim berharap Tim Satgas akan bekerja dengan profesional sehingga dapat menghasilkan langkah-langkah kongkret dalam rangka penertiban travel-travel umrah yang tidak berizin ini.

“Mudah-Mudahan kedepan Satgas ini dapat memberikan langkah-langkah yang kongkret untuk menertubkan travel-travel umrab yang tidak mempunyai izin resmi ini, sehingga tidak akan ada lagi jamaah umrah yang ditelantarkan,” katanya. (amc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *