Kemenag Protes Penurunan Paksa Jamaah Haji dari Bus

 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akhirnya memprotes atas kejadian penurunan paksa jamaah haji oleh sopir bus saat pulang dari Mina Jumat 23 Agustus 2018 lalu. Kejadian ini menjadi evaluasi Kementerian Agama. 

SANKSI

Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Subhan Cholid di Kantor Daker Makkah Al Mabrur dalam keterangan pers yang diterima majalahnurani.commenyebut, Senin kemarin pihaknya sudah mengirimkan nota protes kepada pihak naqabah (otoritas non-pemerintah yang membawahi bus di Saudi).

“Kita menunggu tindakan dan langkah naqabah,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai dengan aturan yang dibuat, seharusnya pengemudi mengantarkan penumpang hingga tujuan. 

“Tentu ini yang menjadi pegangan bersama dan nanti akan ada sanksi bagi perusahaan bus atas wanprestasi tersebut,” tambahnya.

PERKETAT KONTRAK

Tak hanya itu, Subhan mengaku sudah meminta foto sopir dan nomor bus yang melakukan penurunan paksa tersebut, tetapi belum ada yang mengirim kepadanya.

“Jadi belum bisa jadi bukti yang kuat. Foto sopir dan nomor bus dapat dikirim via WhatsApp langsung ke nomor saya yaitu +966 56 405 0834,” jelasnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, pihaknya berjanji tahun depan akan memperketat kontrak kerja dengan naqabah.

“Kedua, kita juga akan memasifkan sosialisasi kepada jamaah haji bahwa memang pada tanggal 12 dan 13 Zulhijah kota Makkah sedang dalam kondisi padat. Sejak awal kita sudah sampaikan kondisi lalu lintas di sana begitu padat pada waktu tersebut dan kita mencari solusi bersama-sama,” tandas dia. 01/Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *