Amphuri Beri Bantuan Korban Banjir

Pada agenda peduli korban musibah, Asosiasi Muslim Penyeleggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menyerahkan bantuan korban banjir di dua lokasi pada Jumat (9/2/2018). Dua lokasi yang terkena banjir yakni Kampung Melayu dan Kamung Cililitan, Jakarta.

Bantuan berupa beras, mie, air mineral, pampers, susu, karbol, makanan bayi, sabun, makanan kue kering itu diserahkan langsung oleh Bendahara Umum Amphuri Muhammad Tauhid dan Kepala Bidang Sosial DPP Amphuri Astuty Waty kepada korban banjir.

“Di Kampung Melayu, penyerahan langsung diberikan Bendum kepada pihak korban. Semnetara di Kampung Cililitan, Jakarta Timur Astutik menyerahkan bantuan kepada ketua RT dan RW setempat,” tutur Astuty kepada amphurinews.com

Astuty mengatakan, yang terkena banjir ada 3.000 orang. Saat ini, kata dia, kondisi sudah mulai kering.

“Hari ini korban masih mengungsi di keluarga dan rekannya. Saat itu korban masih resah karena dikawatirkan ada hujan deras, sehingga banjir kembali,” ceritanya.

Sumbang Korban Kebakaran

Diterangkan Astuty, pihak kelurahan sudah mengerahkan alat kebersihan dan mengadakan kerja bakti untuk membersihkan lumpur dan kotoran. Sehingga, para korban bisa segera menempati rumahnya. Peduli korban banjir ini merupakan agenda dari DPP Amphuri

“Amphuri selalu tanggap. Tak hanya di Indonesia, seperti di Myanmar juga akan disambangi dan memberi bantuan kepada korban konflik yang ada di sana. Amphuri akan selalu berbuat sesuatu dengan membangun rumah sakit bagi para korban. Kita juga bareng-bareng kerja sama dengan merci,” terangnya.

Bantuan di dapatkan dari travel-travel anggota Amphuri. Ada yang dari Bandung, dan daerah lainnya.

“Jadi ya sumbangan ini diberikan dari berbagai daerah. Kita mengimbau travel-travel dan mereka langsung tanggap dan memberi bantuan. Langsung kita serahkan ke korban,”

Hari ini, Sabtu (10/2/2018) Amphuri juga akan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Krukut, Jakarta Barat. Dari pengamatan Astuty, di Krukut membutuhkan bahan bangunan seperti semen dan makanan. Seperti sekolahan yang ludes terbakar.

“Pemerintah diharapkan juga cepat membantu dengan memberi bahan bangunan agar segera bisa dibangun. Sebab, jika banjir masih bisa ditempati. Sementara kalau kebakaran ini kan sudah habis semua. Harus dibangun. Sementara ini korbannya  masih mengungsi,” tandasnya.01/ Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *