Kemenag dan Asosiasi Sepakat Biaya Umrah Rp 20 Juta

Setelah melalui pembahasan yang detil, akhirnya Kementerian Agama dan beberapa asosiasi penyelenggara umrah sepakat bahwa minimal biaya umrah Rp 20 Juta. Menteri Agama segera mengedarkan aturan tersebut dalam Peraturan Menteri Agama (PMA).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin segera mengedarkan aturan soal biaya umrah sebesar Rp 20 juta. Tujuan diberlakukan biaya minimal umrah yakni untuk melindungi masyarakat agar tidak tertipu biro travel.

“Ini untuk menjaga agar tidak menjadi korban biro travel yang tidak punya izin,” tuturnya di Jakarta, Rabu (3/1/2017).

Ditanya kapan aturan itu diedarkan, Lukman belum bisa memastikan. Sebab saat ini Kemenag juga masih membangun aplikasi sistem informasi pemantauan terpadu umrah dan haji. aplikasi itu mewajibkan travel umrah untuk mengisi data dan melaporkan jamaahnya. Mulai dari identitas, nama hotel, dan lokasinya.

“Sebagai alat kontrol agar tidak ada travel yang menelantarkan jamaah atau travel yang tidak menyepakati ketentuan sebagaimana yang dijanjikan,” pungkas dia.

BISA NAIK TURUN

Direktur Eksekutif  Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Basuki Rachmat, menegaskan, secara resmi aturan itu belum diedarkan. Tapi di beberapa pertemuan dengan asosiasi, hasilnya sudah final ketemu di angka 20 juta.

“Saat itu pertemuan di Hotel Lumire. Yang menyampaikan adalah dirjen,” kata Basuki kepada majalahnurani.com, Rabu (3/1/2018).

Dia menjelaskan, angka 20 juta itu adalah hasil pembahasan biaya komponen yang wajar. Tidak meninggalkan pelayanan dan memperhatikan pelayanan. Dalam draft peraturan Menteri Agama (PMA), nantinya juga akan keluar aturan penyelengaraan umrah. Yang salah satu poinnya, Kemenag secara berkala akan menetapkan biaya umrah referensi.

“Biaya itu akan ditetapkan berkala. Jadi tidak paten 20 juta. Mungkin kedepan ada faktor kurs. Seperti sekarang ada kenaikan pajak. Maka itu akan ditetapkan secara berkala. Bisa naik dan turun biayanya,” lanjut dia.

Bagi travel yang biayanya dibawah 20 juta, papar Basuki, maka dipanggil Kemenag untuk memberikan penjelasan. Jadi kenapa jual 20 juta? Kalau bisa dipertanggungjawabkan, maka tidak masalah. Jika tidak bisa dipertanggung jawabkan, maka itu dilarang.

Alasan standar biaya umrah 20 juta ini diberlakukan, lebih kepada melindungi jamaah. Sebab selama ini jamaah umrah tergiur biaya umrah tapi akhirnya tidak berangkat.

“Amphuri sudah diajak bicara dengan Kemenag soal ini dan sepakat karena tujuannya untuk melindungi masyrakat. Hanya KPPU yang masih tidak sepakat soal ini,” tambahnya.

Timbul pertanyaan bagaimana dengan umrah umat dari Amphuri yang harganya murah? Basuki menjawab, kalau surat Kemenag sudah terbit, Amphuri akan menjelaskan ke Kemenag.

“Tentunya ketika surat aturan itu sudah keluar, Amphuri berkewajiban menghadap Kemenag dengan menjelaskan harga umrah umat. Koperasi juga akan mereview kembali harga tersebut. Tentu setelah ada kenaikan pajak di Arab,” tandas dia.

MASUK AKAL

Sekretaris Jenderal Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (Himpuh) Anton Subekti menjelaskan, sudah dua kali Kemenag mengundang asosiasi, termasuk Himpuh, untuk membahas soal ini. Pada pembahasan itu, harga minimal yang dianggap tetap menjamin pelayanan jamaah disepakati sekitar 20 juta.

“Itu sudah dibicarakan dua bulan lalu,” kata dia dikonfirmasi majalahnurani.com, Rabu (3/1/2018).

Terakhir, lanjut Anton, dia mendengar aturan itu akan diberlakukan ketika menghadiri undangan Kemenag dalam acara internal. Dalam Litbang Kemenag yang dibuka oleh dirjennya, dijelaskan biaya umrah minimal di angka 20 juta.

“Secara lisan saya langsung mendengar dari dirjennya dalam sambutan internal di acara itu. Tapi secara edaran Kemenag, Himpuh belum menerimanya,” sambungnya.

Anton menambahkan, pada prinsipnya, umrah pada periode ini ada kecenderungan kurs dolar di Indonesia naik. Sementara harga hotel di Saudi cenderung diturunkan. Karena memang Indonesia termasuk pasar yang cukup besar.

“Kalau kita gunakan dengan riyal, itu harganya akan turun,” jelas dia.

Menurut Anton, 20 juta itu masih masuk akal. Artinya, lebih murah dari harga itu, pun masih bisa. Sebab komponen utama yakni tiket pesawatnya. “Saat ini paling murah pesawat itu 850 dolar. Himpuh sepakat dengan biaya tersebut,” pungkasnya.01/ Bagus

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *